logo

Berita

November 4, 2025

Maskapai Penerbangan Mencari Strategi untuk Merampingkan Sertifikasi FAA

Sertifikasi maskapai penerbangan FAA (Federal Aviation Administration) Bagian 121 adalah proses yang ketat yang dirancang untuk memastikan bahwa pemohon memiliki kemampuan untuk merancang, mendokumentasikan, menerapkan, dan mengaudit proses-proses penting keselamatan. Sertifikasi ini memiliki dua tujuan utama:

  • Kepatuhan Regulasi: Kepatuhan terhadap semua peraturan dan standar keselamatan yang berlaku.
  • Manajemen Risiko: Pengendalian yang efektif terhadap potensi risiko dalam lingkungan operasional.
Dasar Sertifikasi FAA: Memastikan Keselamatan Penerbangan

Intinya, proses sertifikasi mengevaluasi apakah pemohon dapat melakukan operasi sesuai dengan semua peraturan yang relevan sambil mengelola risiko secara efektif dalam sistem operasional mereka. FAA mempertahankan pendirian yang ketat: pemohon yang tidak mau atau tidak mampu memenuhi standar ini akan ditolak sertifikasinya.

Proses Sertifikasi Terperinci: Pendekatan Langkah demi Langkah

Proses sertifikasi FAA, sebagaimana diuraikan dalam Order 8900.1, melibatkan fase pra-aplikasi yang diikuti oleh lima tahap berbeda dan tiga gerbang kritis yang harus berhasil dilalui.

Pra-Aplikasi: Pengumpulan Informasi dan Implementasi SMS

Fase awal berfokus pada pengumpulan informasi dan menekankan pentingnya menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan (SMS). Langkah dasar ini mengatur panggung untuk tahap sertifikasi berikutnya.

Tahap Aplikasi: Dari Pengajuan Formal hingga Persetujuan Akhir
  1. Tahap 1: Pra-Aplikasi - Dimulai ketika pemohon menghubungi FAA melalui saluran yang ditunjuk.
  2. Tahap 2: Aplikasi Formal - Dimulai dengan pengajuan paket aplikasi formal dan diakhiri dengan penerimaan paket ini oleh Tim Proyek Sertifikasi (CPT).
  3. Tahap 3: Penilaian Desain - FAA mengevaluasi desain sistem operasional pemohon untuk kepatuhan terhadap peraturan dan standar keselamatan.
  4. Tahap 4: Penilaian Kinerja - Melibatkan pengamatan operasional dan pengujian verifikasi untuk mengkonfirmasi fungsionalitas sistem.
  5. Tahap 5: Fungsi Administratif - Berakhir dengan penerbitan sertifikat maskapai penerbangan atau sertifikat operasi setelah berhasil menyelesaikan semua persyaratan.
Keselamatan Pertama: Kewajiban Hukum dan Tanggung Jawab Industri

Judul 49 dari U.S. Code dengan jelas menetapkan keselamatan sebagai tanggung jawab utama dan kewajiban hukum pemegang sertifikat. Peran FAA adalah untuk memastikan pemohon sepenuhnya memahami dan menerima tanggung jawab ini sebelum sertifikasi diberikan. Otoritas hukum utama meliputi:

  • 49 U.S.C. § 44702 (Penerbitan Sertifikat)
  • 49 U.S.C. § 44705 (Sertifikat Operasi Maskapai Penerbangan)
Metodologi Sertifikasi FAA: Pendekatan Keselamatan Sistem

FAA menggunakan proses sertifikasi berbasis keselamatan sistem, mengevaluasi dokumentasi pemohon melalui lensa ini. Sistem Jaminan Keselamatan (SAS) berfungsi sebagai kerangka kerja FAA untuk memverifikasi kepatuhan terhadap peraturan dan standar keselamatan sambil menilai kemampuan pemohon untuk mengelola risiko terkait sistem.

Peran dan Tanggung Jawab

Peran FAA:

  • Verifikasi kemampuan operasional dan kepatuhan keselamatan
  • Menyetujui atau menerima proses dan rencana operator
  • Menerbitkan sertifikat maskapai penerbangan

Peran Pemohon:

  • Menyediakan dokumentasi komprehensif yang memenuhi standar FAA
  • Merancang dan mendokumentasikan identifikasi bahaya dan proses manajemen risiko
  • Menerapkan prosedur manajemen risiko keselamatan
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ada peraturan baru yang mengharuskan operator untuk memodifikasi rencana untuk kepatuhan SAS?

Tidak. SAS mewakili metodologi pengawasan FAA untuk sertifikasi dan pengawasan, bukan serangkaian standar yang harus dipenuhi operator.

Mengapa implementasi SMS diperlukan?

14 CFR Bagian 5 mewajibkan pemegang sertifikat di bawah Bagian 119 untuk mempertahankan sistem manajemen keselamatan yang memenuhi persyaratan Bagian 5.

Rincian kontak